Categories
Uncategorized

Rahasia Mengendalikan Si Kerdil dan Si Vektor

Hasil pengamatan Klinik Tanaman IPB, Bogor, Jabar, lahan padi sepanjang Pandeglang, Banten hingga Banyuwangi, Jatim positif terserang wereng batang cokelat (WBC) dan terinfeksi virus kerdil rumput serta kerdil hampa. Virus yang beken disebut klowor dan mejen ini juga menyentuh padi di wilayah Lampung, Sumatera, hingga Kalimantan Utara.

Hal ini dibenarkan Surnoto, petani di Desa Citrajaya, Kec. Binong, Subang, Jabar. Tanaman padinya memunculkan tanda-tanda terinfeksi mejen pada umur 15, 30, dan 40 hari setelah tanam (HST ), khususnya selepas pemupukan. “Klowor dan mejen belum diketemukan penanganannya sampai sekarang,” kata Noto, sapaannya pada seminar bertajuk “Tiga Faktor Meningkatkan Produktivitas Padi: Nutrisi, Varietas, serta Pengendalian Hama dan Penyakit,” Kamis (20/7).

Bahkan, pengalaman H. Addin, tanaman padi di Cirebon barat yang menggunakan benih dari Subang, hampir semua terinfeksi klowor. “Benih dari Jatim ternyata tidak terkena virus klowor,” ungkap petani dari Cirebon, Jabar itu. Klowor bisa menyebabkan gagal panen hingga 80%.

Menilik maraknya fenomena tersebut, Agus Suryanto, Senior Crop Manager PT Bina Guna Kimia memperkirakan, produksi padi di Jabar bisa anjlok 50% karena intensitas serangan yang masif dan merata. Sedangkan produksi padi nasional kemungkinan jatuh sekitar 10%-15% dari capaian tahun lalu.

Sang Vektor

Virus kerdil rumput (rice grass stunt virus) dan kerdil hampa (rice ragged stunt virus), ulas Prof. Dr. Ir. Dadang, M.Sc., menginfeksi padi melalui perantara WBC dan bersifat persisten. “Hanya WBC infektif yang menyebarkan virus. Sekali dia mengisap cairan (pada batang padi) yang sakit, maka selama hidup WBC akan ada terus virus-nya di situ sampai mati,” terang Dosen Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB itu.

Semakin muda padi terjangkit klowor, gejala serangan semakin cepat muncul. “Gejala akan muncul 7-15 hari sejak infeksi, tergantung ketahanan tanaman. Di semai mungkin belum kelihatan,” imbuhnya.

Dudy Kristyanto, Marketing Manager PT Bina Guna Kimia menambahkan, WBC bisa menyerang semua stadia padi mulai dari persemaian sampai generatif. “Untuk bisa menularkan virus kerdil rumput dan kerdil hampa perlu waktu sekitar setengah jam sampai masuk dalam tubuh tanaman. Gejala itu baru muncul sekitar 7-10 hari kemudian,” ucapnya saat ditemui AGRINA.

Padi yang terserang virus mejen di persemaian, pertumbuhannya kerdil dan tidak merata, spot-spot sehingga disebut kerdil hampa. Sedangkan serangan pada fase generatif menyebabkan bulir padi tidak berisi atau hampa sehingga disebut kerdil hampa. “Yang paling kritis mulai dari persemaian sampai anakan. Jadi umur 0-35 HST itu paling kritis,” sambungnya.

Salah satu sumber klowor yang terlewatkan petani adalah gulma semak yang ada di pematang (galengan). “Gulma jajagoan, jawan, dan teki-tekian biasa menjadi inang wereng. Otomatis dia akan menularkan virus klowor juga,” tambah Dudy. Selain itu, pematang yang dipenuhi rumput bisa menjadi sarang tikus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *