Categories
Agribisnis

Membuka Keran Impor Bukan Solusi

Pemerintah menerbitkan kebijakan mem buka keran impor daging sapi beku dan daging kerbau. Tujuannya untuk meredam fluktuasi harga. Namun pada kenyataannya, kebijakan tersebut malah membuat pasar tradisional terdistorsi. Guru Besar Fakultas Peternakan IPB, Muladno menilai, kebijakan tersebut kurang tepat.

“Permintaan masyarakat lebih pada daging segar, bukan daging beku,” ungkapnya dalam diskusi bertema ‘Menata pa sar daging yang tersegmentasi’, di Jakarta, Kamis (2/11). Untuk memenuhi permintaan daging segar, Muladno berpandangan, seha rusnya pemerintah memperbanyak impor sapi bakalan, bukan daging beku.

Impor daging sapi bekusebaiknya hanya untuk industri pengolahan pangan. Dengan ada nya segmentasi tersebut, pemerintah akan lebih mudah mengawasi peredaran daging, terutama daging sapi beku. Menanggapi pasar daging yang terjadi saat ini, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementan, Fini Murfiani menyatakan, pemerintah mengupayakan Upsus Siwab untuk meningkatkan populasi sapi dalam negeri.

Sementara dari sisi pasar, pemerintah akan memperbaiki infrastruktur pasar. Terutama pasar di jakarta yang menjadi barometer pasar di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *